Minggu, 11 Agustus 2013

Persahabatan Unik Will, Liesl & Po




Judul : Liesl & Po
Penulis:Laurien Oliver
Penerjemah: Esti A.  Budihabsari
ISBN: 978-979-433-712-7
Halaman: 318
Penerbit: Mizan
Harga: Rp 42.500

Yang mati akan bangkit
Dari rimba menuju lembah
Dan yang tua akan menjadi muda kembali

Banyak cara yang ditempuh seseorang untuk menghilangkan rasa sedihnya karena kehilangan orang terkasih. Salah satunya dengan cara terapi menulis,  kita menuangkan semua yang kita rasa dalam goresan kata-kata. Lauren Oliver memilih mengatasi  rasa pedih dan kehilangan sahabatnya juga dengan menuliskan semua yang ia rasakan, semua tertuang hingga menjadi sebuah kisah yang menawan ini. Rasa sedih dan kehilangan yang mendalam tercermin pada nuansa muran yang disajikan pada awal kisah. Andai kata ia memilih cara lain mungkin buku ini tidak akan pernah ada di tangan kita.

Buku ini berkisah mengenai persahabatan seorang gadis yatim piatu bernama Liesl, seorang bocah (mantan) murid Alkamis bernama Will serta seorang eh bukan..... se.... hantu yang belum "menyeberang" bernama Po. Ketiganya bersahabat karena sebuah kebetulan yang ternyata berdampak besar bagi kehidupan mereka masing-masing.

Sejak ayahnya sakit, Liesl dikirim oleh ibu tirinya untuk tinggal di loteng yang dingin dan menyeramkan. Untuk menuju ke lonteng tidaklah mudah, karenanya jarang ada yang kesana. Hanya seorang pelayan yang membawakan makanan  dua kali sehari yang melalui jalan itu. Seperti bisa ditebak, sosok ibu tiri Liesl sesuai dengan gambaran ibu tiri kejam ala Cinderella. Semua ia adalah guru pribadi Liesl yang bersikap semanis madu namun perlahan tapi pasti mulai menunjukkan sifat aslinya. Tidak saja mengurung Liesl di loteng ia juga melarang Liesl menghadiri pemakaman ayahnya, belakangan mulai meributkan dana yang habis dikeluarkan untuk memberi Liesl makanan yang tidak pantas sementara ia sibuk menghamburkan uang peninggalan ayah Liesl.


Tanpa sengaja, Will sering melihat sosok Liesl di jendela loteng. Will yang dipungut dari rumah yatim piatu untuk didik menjadi murid seorang Alkamis merasa kesepian. Will merasa nyaman dan damai jika  memandang wajah Liesl. Segala siksaan yang ia dapatkan terasa sirnar. Sejak membuka mata di pagi hari hingga beranjak tidur, tak sedikit celaan, hinaan dan siksaan fisik yang diterimanya. Sang Alkamis memungutnya agar punya murid dan memperoleh asisten secara gratis sejak murid sebelumnya mengalami insiden tidak menyenangkan. Baginya Will tidak berguna dan selalu menyusahkan.

Po hadir tanpa sengaja di kamar Liesl tepat tiga hari sejak ayahnya meninggal. Po berasal dari Dunia Lain. Ia tidak ingat dahulu  dia seorang anak perempuan atau laki-laki. Po ditemani seekor hewan yang ia juga ragu apakah anjing atau kucing bernama Bundle. Po sangat menyukai gambar yang dibuat oleh Liesl. Sebagai imbalan menyampaikan pesan untuk ayah Liesl di dunia lain ia minta dibuatkan gambar kereta api. Dengan memandang gambar buatan Liesl Po merasa bahagia.

Ketiganya terhubung tanpa segaja oleh sihir yang konon merupakan sihir terkuat di dunia serta kecerobohan yang dibuat oleh Will. Will yang kelelahan sedang menjalankan tugas  mengambil pesanan di Mr Gray sang ahli pemakaman serta mengantar kotak berisi sihir tersebut ke Lady Premiere. Instruksi yang ia terima sebenarnya adalah pergi mengantar sihir dulu baru mengambil pesanan. Will sengaja mengubah rute karena lokasi rumah Mr Gray hanya terletak dekat dengan lokasi ia sengaja berdiri menatap Liesl melalu jendela.

Sampai di rumah Mr Gray tanpa sengaja Will tertidur di kursi akibat kelelahan. Saat terbangun tanpa sengaja ia menyambar kotak  kayu yang terletak di meja. Sekilas ia merasa beban kotak kayu tersebut terasa lebih ringan. Namun ia tak berpikir panjang, bergegas ia pergi meninggalkan rumah Mr Gray. Padahal jika dicermati, Will mengambil kotak yang salah, kotak  serupa yang kebetulan juga berada di meja dimana ia meletakan kotak yang ia bawa.

Kebetulan.
Sungguh kebetulan kotak kayu yang dibawa Will ternyata berisi abu ayah Liesl  Morbower. Sosok yang sering dilihatnya dari jendela. Mr Gray kehabisan persediaan guci abu sehingga ie terpaksa merelakan kotak perhiasan ibunya. Sementara kotak kayu yang berisi sihir terkuat dikirim ke rumah Keluarga Morbower tanpa ada yang mengetahui kekuatan yang ada di dalamnya.

Selanjutnya kita akan disuguhi kisah bagaimana pihak-pihak yang berkepentingan pada isi kedua kotak itu sibuk memburu Liesl, Will dan Po.  Sementara yang diburu harus berusaha menuntaskan misi khusus mereka. Seru, menegangkan dan penuh dengan kata-kata indah menyentuh. Layak mendapat bintang 4.

Secara garis besar buku ini menarik untuk dibaca karena menawarkan  kisah cinta antara ayah dan anak, kehilangan yang sangat serta kesepian akan adanya sahabat. Bahasa yang dipilih mudah dipahami walau saya harus kembali memberikan peringatan tentang suasana muram pada awal kisah. Suasana hati sang penulis sungguh berpengaruh terhadap karyanya.

Buku ini terdiri dari tiga bagian, Bagian pertama berjudul Loteng dan Kebetulan mengisahkan tentang latar belakang ketiga tokoh kita serta bagaimana ketiganya memulai petualangan. Bagian  kedua berjudul Jalan Sempit dan Burung-burung Pipit Pemberani mengisahkan tentang bagaimana akhirnya ketiga tokoh kita bertemu dan memutuskan untuk pergi bersama. Bukan hal yang mudah. Bagian ketika  berujudul Titik Balik dan Pertemuan mengisahkan tentang bagaimana sihir yang terkuat tersebut bekerja. Banyak kebohongan terungkap, banyak masalah yang terselesaikan,seperti biasa berakhir kisah dengan membahagiakan.


Buku ini sepertinya diperuntukan bagi usia remaja dimana alur kisah menawan lebih diutamakan. Sementara pembaca seusia saya kadang meributkan  detail. Misalnya saja suasana loteng yang mencekan digambarkan dengan jelas namun tidak terlalu terinci seperti dimana bagian kamar mandinya dan lainnya jika memang liesl diharapkan akan menghabiskan hidupnya disana. Atau bagaimana Liesl bisa mendapat pasokan kertas untuk menggambar sementara makanan yang ia terima malah jauh dari memadai. Juga bagaimana mereka bisa segitu lama berada dalam kereta api tanpa ada yang menemukan?

Bagian yang tak kalah menarik dari buku ini adalah ilustrasi. Ilustrasi yang ada dibuat sedemikian rupa sehingga dengan hanya memandangnya saja kita bisa membuat sebuah kisah. Ada ilustrasi yang dibuat mengambil sebagian halaman buku namun ada juga yang dibuat seluas halaman buku bahkan ada yang menghabiskan dua lembar sekaligus. Sungguh menawan.

Untuk saya pribadi, bagian balik menyentuh adalah saat Po akhirnya bisa mengingat siapa dirinya serta siapa namanya dan kemudian meneruskan perjalanannya "Menyeberang" Selama ini Po berusaha mengingat siapa dirinya, ia merasakan esensinya sedikit berubah sejak berteman dengan Liesl, belakangan ditambah dengan Will. Sementara bagian  yang paling spektakuler adalah kisah di halaman 300. Silahkan dibaca.

Penghargaan yang telah diraih oleh buku ini yaitu:
  • ABC Best Book for Children 2011
  • Kirkus Best Books of the Year, 2011
  • Publisher’s Weekly Pick of the Week in October 2011
  • Publisher’s Weekly Galley to Grab
  • Washington DC’s Capitol Choices 2012 Noteworthy Book for Children and Teens
  • Amazon Best Book of the Month in October 2011
Jangan lupa menyimak Book Trailer di http://www.youtube.com/watch?v=UO7ODAjwI74 juga mengunjungi http://www.lieslandpo.com serta www.laurenoliverbooks.com



Gambar bersumber dari:
www.kidzbop.com








Banyak cara yang ditempuh seseorang untuk menghilangkan rasa sedihnya karena

1 komentar:

  1. Sinopsisnya menurutku sangat menggambarkan apa isi bukunya. Jadi, tertarik dengan bukunya T_T

    BalasHapus